spanduk

Tujuh Penyebab Artritis

Seiring bertambahnya usia, semakin banyak orang yang terjerat penyakit ortopedi, salah satunya osteoartritis yang sangat umum. Saat terkena osteoartritis, Anda akan merasakan ketidaknyamanan seperti nyeri, kaku, dan bengkak di area yang terdampak. Lalu, mengapa seseorang terkena osteoartritis? Selain faktor usia, osteoartritis juga berkaitan dengan pekerjaan pasien, tingkat keausan antar tulang, faktor keturunan, dan faktor-faktor lainnya.

Apa penyebab osteoartritis?

1. Usia tidak dapat diubah

Osteoartritis adalah penyakit yang relatif umum pada lansia. Kebanyakan orang berusia 70-an ketika mengalami artritis, namun bayi dan orang dewasa paruh baya juga dapat menderita penyakit ini. Jika Anda mengalami kekakuan dan nyeri di pagi hari, serta kelemahan dan keterbatasan rentang gerak, kemungkinan besar itu adalahsendi tulangperadangan.

Artritis1
Artritis2

2. Wanita menopause lebih rentan terhadap penyakit

Perempuan juga lebih mungkin terkena osteoartritis selama menopause. Jenis kelamin juga berperan dalam osteoartritis. Secara umum, perempuan lebih mungkin terkena penyakit ini dibandingkan laki-laki. Ketika perempuan berusia sebelum 55 tahun, baik laki-laki maupun perempuan tidak terpengaruh secara signifikan oleh osteoartritis, tetapi setelah usia 55 tahun, perempuan lebih mungkin menderita penyakit ini dibandingkan laki-laki.

3.Untuk alasan profesional

Osteoartritis juga berkaitan dengan pekerjaan pasien, karena beberapa pekerjaan fisik yang berat dapat menyebabkan daya dukung sendi yang terus-menerus dan keausan dini pada tulang rawan. Beberapa orang yang melakukan pekerjaan fisik mungkin lebih rentan terhadap nyeri dan kekakuan sendi saat berlutut dan jongkok, atau menaiki tangga, dalam jangka waktu yang lama, dan siku sertalutut, bokong, dsb. merupakan area yang sering terkena radang sendi.
4. Terkena penyakit lain

Osteoartritis dapat dicegah, tetapi pengobatan penyakit sendi lainnya juga perlu diperhatikan. Penyakit ini juga lebih mungkin berkembang menjadi osteoartritis jika Anda memiliki jenis artritis lain, seperti asam urat atau artritis reumatoid.

5. Keausan berlebihan antar tulang

Anda perlu memperhatikan perawatan sendi secara rutin untuk menghindari keausan berlebihan di antara tulang-tulang. Osteoartritis adalah penyakit sendi degeneratif. Ketika osteoartritis terjadi, tulang rawan yang melindungi sendi akan rusak.persendianTulang rawan menjadi aus dan meradang. Ketika tulang rawan mulai rusak, tulang-tulang tidak dapat bergerak bersama, dan gesekan dapat menyebabkan nyeri, kekakuan, dan gejala-gejala tidak nyaman lainnya. Banyak penyebab artritis berada di luar kendali individu, dan beberapa perubahan gaya hidup dapat mengurangi risiko osteoartritis.

Artritis3
Artritis4

6. Dipengaruhi oleh genetika

Meskipun ini merupakan penyakit ortopedi, ada juga kaitannya dengan genetika. Osteoartritis seringkali diturunkan, dan jika ada anggota keluarga Anda yang menderita osteoartritis, Anda mungkin juga mengalaminya. Jika Anda merasakan nyeri sendi, dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan keluarga secara detail saat Anda pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan, yang dapat membantu dokter menyusun rencana perawatan yang tepat.

7. Cedera akibat olahraga

Saat berolahraga pada waktu-waktu biasa, perlu diperhatikan dengan baik dan jangan melakukan olahraga berat. Karenaolahraga Cedera dapat menyebabkan osteoartritis. Cedera olahraga umum yang menyebabkan osteoartritis meliputi robekan tulang rawan, kerusakan ligamen, dan dislokasi sendi. Selain itu, cedera lutut akibat olahraga, seperti cedera tempurung lutut, meningkatkan risiko artritis.

Artritis5
Artritis6

Sebenarnya, ada banyak penyebab osteoartritis. Selain tujuh faktor di atas, pasien yang muntah dan mengalami kelebihan berat badan juga akan meningkatkan risiko penyakit ini. Oleh karena itu, bagi pasien obesitas, penting untuk mengontrol berat badan mereka dengan baik pada waktu-waktu normal, dan tidak disarankan untuk berolahraga secara berlebihan, untuk menghindari kerusakan sendi yang tidak dapat disembuhkan dan memicu osteoartritis.


Waktu posting: 19-Okt-2022